Posted by: izzadwje | December 16, 2007

kenapa tidak lebih pagi aku terbangun

Kenapa tidak lebih dini kau berhenti?

 

Terbayang dulu-ketika kau berhenti iringi hariku-saat ini sunyi

 

Bila saja kau menengadah langit

 

Mungkin kau takkan secepat ini

 

Taman ini sama mengeringnya denganku

 

Terandai kini tentangmu dulu

 

Dan ternyata liuk gugur daun masih menyapaku…

 

Senja selalu berpamitan….

 

Senyuman fajar ufuk keindahan tepikan mimpiku….

 

Malam begitu mengakrapiku

 

Hingga tak pernah tawarkan mimpi-karena aku benci mimpimu-mu

 

Tanpa janjimu aku bias sampai disini

 

Berkerumun dengan tarian ilalang…

 

Berjajar dengan barisan cemara…

 

Beriring dengan kepakan camar…

 

” seperti goresan…takkan kusela…biarkan terlukis sempurna”

  


Leave a response

Your response:

Categories